Permainan Kolusi Dalam Tender Proyek

Berbicara masalah bisnis biasanya terkait dengan nilai rupiah, Ibarat “Tuhan” kedua, segala sesuatu bisa menjadi lebih penting dibandingkan rupiah, bahkan teman atau saudara sekalipun bisa jadi musuh karena rupiah tersebut.

Artikel dibawah ini merupakan kenyataan pahit yang terjadi mungkin di Indonesia, dan itu sendiri dialami oleh Kayu Seru, tidak ada niat untuk menyindir siapapun, dan tidak ada niat untuk menyalahkan siapapun. Permainan Kolusi dalam tender proyek itu memang ada, bahkan bisa dibilang hampir semua proyek. Dan itu sudah menjadi rahasia umum.

Beberapa waktu lalu, Kayu Seru menerima email permintaan surat dukungan untuk perusahaan yang ingin mengikuti tender pengadaan mainan edukatif di suatu daerah, dibawah adalah isi suratnya

surat-permintaanSurat Permintaan Dukungan

Dalam email tersebut juga disebutkan spesifikasi dan jumlah kebutuhan barang yang diminta untuk keperluan tender proyek tersebut, namun sebagian besar produk yang diminta bukanlah produk Kayu Seru, karena Kami mengenal baik produsen yang sesuai dengan spesifikasi produk yang dibutuhkan dan kebetulan juga ada produk yang kami jual diambil dari produsen tersebut, maka Kami mencoba untuk meminta surat dukungan ke produsen tersebut.

Email dari perusahaan yang meminta dukungan kami forward ke produsen yang dimaksud, sekitar beberapa jam kemudian kami menerima email balasan dari produsen tersebut isinya menyatakan bahwa pihak produsen tidak bisa memberikan dukungan yang dimaksud, dikarenakan produsen sudah memberikan surat dukungan kepada salah satu distributornya, dan memiliki komitmen untuk tidak memberikan dukungan kepada yang lainnya untuk proyek tersebut.

Walaupun agak kaget membaca email balasan tersebut, namun Kami paham dan mengerti, karena hal seperti ini sudah lumrah terjadi, setelah menerima email balasan, Kami informasikan kepada perusahaan yang meminta dukungan tersebut, bahwa pihak produsen yang memiliki produk sesuai dengan spesifikasi untuk tender itu tidak bersedia memberikan dukungan dikarenakan sudah mendukung perusahaan lain yang menjadi distributornya.

Untungnya perusahaan yang meminta dukungan tersebut tidak begitu mempermasalahkannya, percakapan terakhir kami adalah, pihak peminta surat dukungan ini melapor kepada panitia tender proyek tersebut untuk melihat langsung keadaan dilapangan, karena ada praktek kolusi disini, sehingga perusahaanya sulit untuk mengikuti tender karena tidak dapat surat dukungan dari produsen, sesuai persyaratan yang diminta oleh panitia. Kabar selanjutnya Kami tidak tahu lagi.

Tulisan ini adalah kenyataan yang Kami alami, ada hikmah yang bisa diambil, sambil berusaha dan berdoa semoga Kayu Seru kedepannya bisa menjadi produsen mainan yang bisa berlaku adil kepada seluruh distributornya.

Sederhananya pikiran Kami adalah, seharusnya siapapun bisa diberikan dukungan, sebab mereka juga memasarkan produk yang kami buat, pada akhirnya siapapun yang menjadi pemenang dalam tender proyek tersebut, ujungnya akan membeli produk kami, karena memang produk tersebut adalah produk kami sendiri.

Sekali lagi, diakhir tulisan ini Kami tegaskan, bahwa tulisan ini tidak ada maksud untuk menyindir siapapun dan tidak ada maksud untuk menyalahkan siapapun, karena kasus seperti ini sudah hal yang wajar terjadi dalam dunia proyek.

— Deddy Sofyandi —


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kirim WhatsApp