storytelling seru - Teknik Story Telling Ilmu Sederhana yang Mahal

Teknik Story Telling Ilmu Sederhana yang Mahal

Teknik Story Telling Ilmu Sederhana yang Mahal

Mengapa saya buat judul teknik story telling itu mahal? padahal jika mau dipahami dasar-dasarnya saja tekniknya sangat sederhana, akan saya bahas sedikit dasar nya ditulisan ini dengan bahasa penulisan yang mudah dipahami, kita bisa lihat berapa banyak orang yang rela mengeluarkan uang banyak untuk mengikuti kursus, pelatihan, kelas online, serta seminar yang biayanya tidak murah? walaupun ada beberapa seminar yang gratis namun ujung-ujungnya kita harus membeli produk penyelenggara seminar (gratis terselubung).

storytelling merupakan teknik atau kemampuan dalam bercerita tentang kisah, peristiwa, adegan atau dialog, bisa berupa audio, video dan berupa tulisan / artikel. Dalam dunia digital marketing, teknik story telling terbukti sangat ampuh untuk membawa orang tertarik dengan produk yang kita tawarkan, mungkin banyak artikel diinternet yang sudah kita baca bagaimana cara storytelling yang baik, namun masih memiliki kendala mengapa produk kita tidak diminati orang padahal bahasa marketingnya sudah bagus, story telling nya sudah menarik.

Ada beberapa hal yang harus kita perhatikan agar story telling kita menghasilkan penjualan.

Pada Dasarnya Orang Tidak Mau Di-jual-in

Maksudnya adalah, banyak orang yang tidak suka dengan cara penawaran langsung, tiba-tiba di WA/SMS dengan isi “Kami menjual TV berkualitas dengan harga terbaik…….” sudah pasti akan diabaikan oleh orang. coba bandingkan tulisan tersebut dengan kalimat “Sekarang informasi apapun mudah didapat, salah satunya dari televisi, mau lebih nyaman menonton? kini ada televisi keluaran terbaru bisa hemat listrik sampai 80%, masih ragu untuk ganti televisi lama anda? Kami berikan penawaran harga menarik”

Tentukan Target Pemasaran Yang Tepat Sesuai Produk

Hal ini banyak diabaikan pelaku marketing online, tidak semua produk cocok ditawarkan ke orang tertentu, misalnya anda jual pampers bayi tentu tidak akan cocok ditawarkan ke anak remaja usia SMA, atau jualan sayuran dikantin SD jelas tidak sesuai dengan sasaran pasarnya. Banyak buku kiat bisnis sukses rata-rata menyarankan cara jualan sukses yang sudah pernah dilakukan oleh penulis, itu hanya berupa pesan jangan sepenuhnya kita ikuti karena apa yang dijual oleh penulis buku itu bukanlah produk yang sedang kita jual.

Jika anda menggunakan media sosial untuk marketing online, anda harus pandai menargetkan kemana iklan anda akan muncul, apakah untuk wanita saja, pria saja, untuk usia dari berapa sampai berapa, lokasinya dimana saja, atau dikombinasikan, Misalkan anda jual mainan edukatif, target pasarnya tentu orang ekonomi menengah keatas, TK, PAUD, usia nya sekitar 25 – 55 tahun….. penargetan yang tepat pasti membuahkan hasil yang bagus, jangan sampai uang anda terbuang percuma untuk beriklan tapi tidak ada hasil.

Buat alur cerita yang menarik

Teknik story telling intinya adalah teknik bercerita, dengan cerita yang menarik, calon pembeli anda akan membaca apa yang anda tulis dari awal sampai selesai bahkan bisa sampai menghubungi anda untuk membeli produk anda. Cerita tidak harus panjang, yang penting menarik, kalau saya sendiri biasa bercerita untuk memasarkan produk mainan edukatif kayu seru biasanya diawali dengan semuanya yang berhubungan dengan anak usia dini / tentang anak usia dini, kemudian berbicara mengenai karakteristik anak usia dini itu bagaimana saja, dilanjutkan dengan perkembangan anak usia dini, terakhir baru masuk ke permainan yang cocok untuk anak usia dini, diakhir ini barulah saya menjelaskan apa saja manfaat mainan yang saya jual untuk anak usia dini yang berhubungan dari cerita saya sebelumnya, itulah yang saya maksud membuat alur cerita yang menarik. Bayangkan apabila alur cerita saya dimulai dari meperkenalkan produk mainan edukatif dulu, orang akan enggan membaca tulisan saya sampai selesai.

Ada banyak cara membuat alur cerita menarik, bisa dari testimoni diri sendiri, misalnya “minggu lalu anak tetangga sakit batuk-batuk sudah 3 hari belum sehat, sudah bawa kedokter sampai 2 kali tapi batuknya belum hilang juga, saya ingat dengan obat batuk (nama produk), saya datang kerumah tetangga, lalu saya berikan 1 botol obatnya, diminum pagi hari, sorenya sudah mendingan batuknya, Alhamdulillah ternyata obat ini manjur untuk mengobati batuk anak”

Bisa juga membuat alur cerita menggunakan konsep sebab akibat seperti iklan obat dalam acara talkshow di televisi, awalnya memberikan video mengenai bahayanya penyakit untuk anda yang suka makan sembarangan hingga menyebabkan kematian, kemudai ujung-ujungnya menawarkan obat untuk mengurangi resiko penyakit tersebut dengan bahasa yang menarik, kini anda tidak usah takut makan sembarangan karena sudah ada obat ini yang membasmi semua racun dalam tubuh……

Teknik story telling dengan alur cerita menarik lainnya :

  • Teknik pparklines : menceritakan perbedaan antara yang terjadi, harapan yang di inginkan dan langkah yang seharusnya dilakukan
  • Teknik  Start false : teknik bercerita dengan cara memulai dengan cerita tentang kegagalan kemudian dari kegagalan tersebut anda menemukan solusi yang inovatif untuk mengatasi dan memecahkan permasalahannya
  • Teknik monomyth : membuat storytelling dengan menggunakan kisah perjalanan pahlawan. digunakan untuk membuat konten yang menginspirasi dengan menceritakan pengalaman seseorang dari awal hingga berhasil.

Kuasai Cerita yang Anda Tuliskan

Hal yang tidak kalah penting dalam teknik story telling adalah menguasai cerita, jangan sampai cerita yang kita tuliskan mengambang tidak tentu arahnya kemana, nanti pembaca malah tidak mendapatkan apa inti yang kita sampaikan, sekali lagi saya jelaskan, cerita tidak harus panjang namun efektif. Jika belum terbiasa menuliskan cerita bisa buat dulu kerangka cerita, sederhanya ada awal – isi – akhir. Kerangka cerita bertujuan agar cerita yang kita tuliskan tidak melebar kemana-mana, gunakan gaya bahasa penulisan sederhana yang mudah dimengerti orang lain.

Akhiri cerita dengan positif / inspiratif

Dari awal penulisan kita sebisa mungkin membuat pembaca tenggelam dalam cerita yang kita tulis, hingga pembaca mengikuti tulisan kita sampai akhir, nah poin penting dalam dunia marketing adalah harapan akan mendapat feedback dari pembaca tertarik untuk membeli produk yang kita selipkan dalam cerita, atau minimal memberikan testimoni yang bagus untuk dilihat pembaca lainnya. Poin terakhir pada akhir penulisan harus menginspirasi sugesti pembaca bahwa produk yang sedang kita jual dengan teknik storry telling ini sangatlah bermanfaat dan dibutuhkan, atau bahkan pembaca mau menshare tulisan kita ke orang banyak.

memang sangat sederhana jika kita mampu menguasai teknik story telling yang baik, ada banyak referensi di internet yang bisa anda baca, kombinasikan setiap teknik yang dibaca, jadi jangan hanya terpaku dari 1 sumber saja, perlu diingat storytelling dalam marketing sangat besar perannya, beberapa manfaatnya antara lain :

  • Dapat menarik perhatian pembaca, promosi dengan dibingkai tulisan yang menarik akan menciptakan hasil yang menarik pula.
  • Produk yang anda sampaikan melalui teknik storry telling yang anda buat akan mudah diingat pembaca karena ada jalan cerita yang mengena dihati pembaca.
  • Pesan yang disampaikan akan mudah dipahami.
  • Sebagai sarana promosi yang efektif

Oh iya, satu lagi setelah membaca tulisan ini, jangan lupa lihat-lihat koleksi produk Kami dibawah ini ya, barangkali ada yang berminat untuk diberikan sebagai kado / hadiah untuk anak-anak kesayangan anda 🙂

 

 

Deddy Sofyandi – Kayu Seru


Produk Terbaru Kami

Tinggalkan Balasan