Modus Penipuan Mengatasnamakan Perusahaan Besar

Modus Penipuan Mengatasnamakan Perusahaan Besar

Cerita dalam tulisan ini merupakan pengalaman nyata Kayu Seru sendiri, tanpa ada cerita yang dilebihkan dan dikurangi, tulisan ini bertujuan untuk siapa saja yang kebetulan membaca agar lebih waspada terhadap segala macam modus penipuan, terutama yang mengatasnamakan perusahaan besar. tulisan ini tidak ada maksud menjelekkan / mencemarkan nama baik perusahaan manapun atau instansi manapun.

Akhir bulan Januari 2018, tepatnya tanggal 29 Januari 2018, salah satu customer service Kayu Seru (Bapak Faisal) menerima pesan melalui WhatsApp, seorang yang mengaku bernama Indra dari PT Jhonlin Baratama Group. singkatnya, orang yang mengaku bernama Indra ini ingin memesan sebanyak sepuluh item mainan edukatif kayu dan masing-masing item sebanyak 825 buah dengan list produk yang ditulis dalam WhatsApp. dibawah ini screenshoot awal percakapan pak Faisal dengan sang penipu.

Chatting pak Faisal dengan pak Indra, melalui pesan WhatsApp

Sampai sejauh ini tidak ada hal yang mencurigakan, Kami pun mencoba browsing via Google tentang PT Jhonlin Baratama, Kami menemukan sebuah perusahaan besar yang bergerak dibidang pertambangan, dalam pikiran kami mungkin perusahaan tersebut mau memesan produk mainan anak untuk bantuan atau untuk tanggung jawab perusahaan (CSR), dengan berfikir positif, Kami pun membuatkan penawaran harga sesuai dengan apa yang diminta oleh pak Indra.

Penawaran Harga Yang Kami Buat Untuk Pak Indra

Total pesanan yang tidak sedikit jika melihat penawaran harga diatas, setelah penawaran harga Kami email, tanpa ada negosiasi, melalui percakapan via WhatsApp pak Indra setuju dengan harga yang Kami berikan, namun meminta pembayarannya hanya 2 kali saja, yaitu 60% diawal, dan 40% saat barang akan dikirim, kami pun setuju dengan usulan ini.

Pak Indra menjelaskan bahwa untuk jumlah pesanan yang besar, sebelum mengeluarkan Pesanan Pembelian resmi, harus ada penandatangan surat kerjasama (MoU), maka pak Indra mengundang Kami untuk datang ke kantor PT Jhonlin Baratama untuk penandatanganan MoU dan langsung menerima pembayaran uang mukanya. Dari sini kami sudah mulai waspada, karena biasanya pemesan dengan jumlah banyak akan datang sendiri ke kami survey workshop kami dan melihat produktifitas kerja workshop kami. Dengan rasa penasaran kira-kira modus penipuan atau benar kami akan dapat orderan sebanyak itu, kami menyanggupi kemauan pak Indra.

Pak Indra juga mengatakan, biaya transportasi dan akomodasi akan ditanggung oleh perusahaannya, nantinya setelah sampai di bandara Banjarmasin akan dijemput menggunakan pesawat milik perusahaan agar lebih cepat sampai.

Undangan Penandatanganan MoU dan Pemberian Down Payment

Pak Indra kemudian meminta foto NPWP dan KTP, kemudian beliau bilang bahwa biaya perjalanan ditanggung oleh pihak kami terlebih dahulu, begitu sampai ditujuan akan di reimburse langsung, pesawat akan di booking oleh pihak pak Indra, kemudian Kami diminta mentransfer biaya tiket perjalanan untuk 2 orang dari Jakarta ke Banjarmasin sebesar Rp. 1.053.000,- disini sebetulnya Kami sudah mengetahui ada percobaan untuk menipu Kami, apalagi saat pak Indra mengirimkan bukti booking pesawat ke Kami.

Bukti Booking Pesawat

Yang membuat kecurigaan kami bertambah adalah nama penerima untuk tiket pesawat menggunakan nama pribadi atas nama Bapak. Yusup Nursahid dengan nomor rekening BNI 0610590799. seharusnya jika memesan pesawat menggunakan jasa travel, pastinya pembayaran akan dibayarkan ke pihak travel, jika langsung ke maskapai, nama penerima pembayaran pastinya pihak maskapai.

Jika dilihat dari cara bicara dan modus penipuan nya, Kami yakin orang yang dimaksud pak Indra ini bukan pertama kalinya melakukan penipuan seperti ini, pasti sudah banyak korban yang tertipu, secara alur bisa dibilang penipu ini sangat cerdas, bahkan kode booking yang dikirim saat Kami cek disitus resmi maskapai nya memang benar adanya, kode booking dan nama Kami sesuai dengan yang dikirim oleh pak Indra.

Setelah tau kami akan ditipu, kami membalas WhatsApp nya dengan mengatakan,

mohon maaf kalau kami tidak bisa kesana karena tidak punya ongkos jika ada kantor perwakilan di Jakarta akan dengan senang hati kami berkunjung. Apalagi sekarang jamannya sudah digital, pak Indra bisa kirim kekami via Email untuk MoU, Kami akan print, tandatangan kemudian di Scan dan dikirim via email, sedangkan aslinya akan Kami kirim via kurir ekspedisi”

setelah menerima balasan ini, penipu pun berkata, :Maaf tidak bisa, karena sudah peraturan dari devisi kami, kalau gitu batal saja proyeknya”

Kami masih beruntung tidak sampai kena tipu, dalam situs resmi perusahaan PT Jhonlin Baratama, kami menemukan sebuah tulisan yang berisi waspada terhadap penipuan mengatasnamakan perusahaan mereka, namun modus nya berbeda.

Pemberitahuan dari PT Jhonlin Baratama SUMBER

Demikian tulisan tentang kisah nyata, agar kita semua menjadi lebih waspada, karena modus penipuan sangat banyak, waspada sebelum bertransaksi apalagi jumlah nya besar dan menggiurkan.

 

 

Deddy Sofyandi – Admin Kayu Seru


Produk Terlaris

10 thoughts on “Modus Penipuan Mengatasnamakan Perusahaan Besar

  1. wah..ini sama kayak saya kasusnya, hari ini..
    untung saya searching dulu untuk track record. dan nemu postingan ini.
    modusnya sama persis pak. plek…..
    thanks pak, saya pun mau buat posting kayak gini di blog saya, biar gak banyak korban berjatuhan oleh
    oknum kurang kerjaan. sekali lagi, bapak sudah dapat pahala, karena membantu mengurangi korban kejahatan cyber.
    besok sudah saya publish di blog saya pak, silahkan mampir.

    1. Syukurlah kalau tidak jadi tertipu pak, terimakasih sudah memberikan komentar dan terimakasih juga doanya, semoga bapak juga dapat pahala sudah mau berbagi tulisan seperti ini di blog bapak 🙂
      Saya sudah buka dan baca-baca isi blog nya pak, keren pak surya blog nya.

        1. Iya, posting juga biar makin banyak yang terbantu dan tidak jadi tertipu, terimakasih sudah berkunjung 🙂

  2. Hari ini juga saya dapat kasus yg sama dan hampir tertipu.. untung banget saya lihat sharingan ini.. terimakasih sudah sharing, semoga sukses terus ya pak..

    1. Terimakasih atas kunjungan dan komentarnya, Kayu Seru sampai saat ini adalah usaha perorangan pribadi, pedagang online sama seperti halnya pedagang dipasar biasa 🙂

  3. thanks banget pak udah sharing, kita juga hampir tertipu dengan modus persis seperti yg bapak ceritakan, hanya saja kali ini perusahaan batubara di kalimantan yg mau pesan kopi dgn jumlah besar

    1. Sama-sama pak Enda, semoga kita lebih waspada lagi untuk kedepannya, jangan kapok-kapok sharing tulisan begini agar mengurangi banyak orang yang tertipu.

Tinggalkan Balasan